TEKNOLOGI LAYAR SENTUH

Juli 20, 2008

Teknologi layar sentuh (Touch Sreen) diciptakan oleh Dr. Sam Hurst tahun 1971. Saat itu alat ciptaan Dr. Sam Hurst belum seperti layar sentuh sekarang ini. Sebutannyapun bukan layar sentuh tetapi elograph. Elograph singkatan dari Elektronic grapic.
Elograph berfungsi untuk membaca tabel. Elograph terus dikembangkan. Tahun 1977 Elograph sudah menyerupai layar sentuh sekarang ini. Sejak itu elograph semakin banyak digunakan sebutannya menjadi layar sentuh/Touch Screen.
Teknologi layar sentuh sekarang dipakai dimana-mana. Misalnya mesin ATM (Automated Teller Machine), Handphone, PDA (Personal Digital Assistant), dan lain-lain.

(DiKutip Dari Ensikobobo)

Iklan

APA yang TErjaDI Jika Bumi PanaSSSSS!!

Juni 23, 2008

1. Apa yang terjadi jika kita kepanasan, kita stress pinginnya marah-marah trus bawaannya mo minum, tapi kebutuhan air minum tidak terpenuhi, kita bisa dehidrasi dong!
2. Musim kemarau sangat panjang….kekeringan dimana-mana
3. Panas membuat es kutub mencair hingga permukaan air laut naik, Nelayan nggak bisa melaut wah…gawat gimana cari makan?!
4. Jika pemanasan global tidak diatasi, perkiraan sumber air tawar sedunia akan kering pada tahun 2100.
5. Udara panas, kotor akan meningkatkan polusi udara. Hati-hati penyakit influenza, alergi, asma, pernapasan hingga paru-paru.Kwalitas air minum dan makanan serta udara yang kita hirup semakin buruk.
6. Sinar matahari terik membuat kulit rentan terhadap kanker.
7. Nyamuk-nyamuk malaria lebih mudah berkembang biak pada suhu lembap dan panas. Hati-hati kita akan lebih mudah terkena gigitannya.
8. Menurut Data WWF kira-kira 150.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat global warming.
9.Ketika hujan badai kekeringan, angin topan, banjir dan berbagai bencana sering terjadi, banyak orang kekurangan makanan dan kehilangan tempat tinggal.
10. Bencana memaksa penduduk mengungsi, kepadatan jadi tidak merata
11. Pencairan es kutub mengakibatkan beberapa pulau tenggelam dan sebagian daratan terkikis, gurun pasir semakin meluas. Lama-lama daratan yang kita bisa tinggali jadi semakin sempit, Waduh tinggal dimana dong!!!??

(Dikutip dari Majalah Bobo, Let’s Be The Greeners)

ILMU PENJAGA HARTA BUMI

Juni 18, 2008


ILMU SASI
Masyarakat Maluku dan Papua tidak serakah mengambil hasil laut.Mereka punya sistem sasi.Sistem sasi adalah pengaturan waktu bagi penduduk setempat untuk mengambil hasil laut di wilayah adatnya.Penduduk hanya boleh menangkap ikan pada saat-saat tertentu.Dengan demikian, flora dan fauna laut bisa memper barui diri dan berkembang biak dengan baik.

ILMU TIGA HUTAN
Bagi suku sakai di Riau, hutan merupakan harta yang harus di rawat sebaik-baiknya.Suku Sakai membagi wilayah hutan mereka menjadi hutan adat, hutan larangan, dan hutang perladangan.
Hutan adat: penduduk hanya boleh mengambil rotan, damar dan madu lebah, tanpa menebang pohon.
Hutan Larangan: Hutan yang sama sekali tidak boleh diusik.
Hutan Perladangan: Hutan yang boleh ditebang untuk dijadikan ladang, tetapi tidak semua pohon boleh ditebang seperti pohon sialang karena tempat bersarangnya lebah madu.
Penduduk yang melanggar akan didenda dan diusir dari wilayahnya.

ILMU PAMALI
Pamali artinya tabu/tidak boleh. Penduduk kampung Naga Tasikmalaya percaya jika melanggar adat hidupnyabakal tidak selamat.
Seperti peraturan /larangan mengusik Leuweung Larangan (Hutan Larangan) termasuk menebang dan menangkap hewan di hutan itu. Pamali membuat hutan tetap lestari.

ILMU PERLADANGAN GILIR BALIK
Suku Dayak Bantian di KalTim menanam padi, sayuran, rotan dan buah-buahan di hutan, mereka membuka hutan selama 2 tahun. Setelah itu dibiarkan lagi menjadi hutan kembali. Tetapi tidak semua hutan boleh dijadikan ladang.

ILMU PIKUKUH
Pikukuh bagi masyarakat Badui di Banten adalah aturan yang harus ditaati oleh warganya dan pengunjung yang datang. Aturan itu seperti:
1. Pertanian dilarang menggunakan teknologi kimia seperti pupuk buatan dan racun pemberantas hama.
2. Dilarang menubai/meracuni ikan disungai, mandi memakai sabun, gosok gigi dengan pasta gigi dan membuang kotoran disembarang tempat.
Pikukuh membuat penduduk hidup berdampingan dengan alam, mereka berusaha menjaga kebersihan dan kemurnian alamnya.
(Let’s Be The Greeners/dikutip dari majalah Bobo)

CARA MEMBUAT KOMPOS CAIR

Juni 18, 2008

Setiap rumah tangga pasti mempunyai sampah. Sampah rumah tangga dapat dipisahkan secara garis besar yaitu sampah kering (non-organik) dan sampah basah (organik). Sampah kering bisa didaur ulang menjadi berbagai macam barang. Sedangkan sampah basah/organik bisa dibuat kompos dan pupuk cair (pupuk organik).

Manfaat dari membuat sendiri pupuk organik dapat menyehatkan lingkungan, membantu revitalisasi produktifitas tanah, menekan biaya serta meningkatkan kualitas produk.

Untuk membuat Kompos cair/pupuk cair dibutuhkan lat yang disebut komposter.Komposter adalah tempat yang dibuat dari tong plastik yang diletakkan diluar/dalam ruangan. Guna Komposter ini adalah mengolah semua jenis limbah organik rumah tangga.

Cara membuat Kompos cair adalah:  
1. Pilih sampah organik seperti sisa makanan, sisa sayuran, kulit buah. Sebaiknya sisa-sisa makanan dicuci bersih agar tidak ada minyak, karena dapat mengganggu proses pembusukan.        
2. Sampah yang berukuran besar seperti batang tanaman, batang sayuran, kulit buah yang
keras sebaiknya dirajang kecil-kecil agar pembusukan cepat.
3. Siapkan cairan bioaktivator boisca (Bioaktivator yang biasa digunakan untuk mempercepat proses pengomposan/pembusukan).

Jika langkah-langkah tersebut diatas sudah dilakukan selanjutnya adalah:       
1. Siapkan Sprayer ukuran 1 liter, isi dengan air (sebaiknya yang digunakan adalah air sumur karena tidak mengandung kaporit, tetapi jika tidak ada dapat air PAM tetapi harus diendapkan terlebih dahulu selama 1 malam agar kaporitnya menguap. Karena kaporit dapat membunuh mikroba yang ada di Boischa.                                                                 
2. Tambahkan Boischa ke Sprayer dengan perbandingan 1 liter air ditambah dengan 1-2 tutup
botol Boischa. Kocok sampai homogen (sempurna).                                               
3. Setelah sampah terkumpul dan dirajang kecil-kecil, masukan ke Komposter, lalu semprotkan Sprayer yang sudah ada Boischanya hingga rata ke seluruh sampah. Tutup rapat komposter.              
4. Pada awal pemakaian komposter baru bisa menghasilkan air sampah/kompos cair  jika sudah 2 minggu. Selanjutnya pemanenan kompos cair dapat dilakukan 1-2 hari sekali.

          (Membuat Pupuk Kompos Cair, Sukamto Hadisuwito /AgroMedia Pustaka)

Perlu Program Kesehatan Atasi Pemanasan Global

Juni 16, 2008

JAKARTA, KOMPAS – Indonesia termasuk dalam negara yang akan menerima dampak besar pemanasan global dan perubahan iklim yang sedang terjadi. Selain berdampak terhadap terjadinya bencana alam, perubahan iklim yang akan terjadi di Tanah Air juga menyebabkan perubahan kondisi lingkungan yang akan jadi media untuk munculnya berbagai penyakit.
“Pemanasan global akan meningkatkan penyebaran penyakit yang berdampak pada turunnya kualitas derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perlu ada agenda program kesehatan nasional baru,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Fachmi Idris, dalam diskusi publik, Selasa (13/11), di Sekretariat PB IDI, Jalan Sam Ratulangie, Jakarta.
Menurut Fachmi, pemanasan global dan perubahan iklim saat ini menjadi agenda pembicaraan utama di seluruh dunia. Karena sudah jadi isu universal, berbagai pemimpin dunia memberi perhatian penuh untuk membahas hal itu, khususnya pemimpin dari negara yang diperkirakan menerima dampak besar akibat kondisi itu.
Terkait dengan hal itu, Indonesia merupakan salah satu negara yang akan menerima dampak besar akibat pemanasan global dan perubahan iklim. Saat ini, 41 juta penduduk Indonesia bermukim di daerah pantai permukaan rendah yang berpotensi tenggelam lantaran kenaikan permukaan laut setinggi 15 sentimeter akibat kenaikan suhu permukaan bumi sebesar satu derajat celsius.
Perubahan iklim yang akan terjadi di Indonesia, selain berdampak terhadap terjadinya bencana alam seperti banjir, dengan akibat langsung terhadap masalah kesehatan seperti gangguan kesehatan, juga menyebabkan perubahan kondisi lingkungan. “Yang jadi sangat penting, perubahan kondisi lingkungan ini akan jadi media munculnya berbagai penyakit baik yang emerging disease maupun re-emerging disease,” kata Fachmi. (EVY)

DO YOU KNOW THAT …..

Juni 16, 2008

1. Tidak menancapkan colokan listrik meskipun saat itu kondisi alat elektronik
itu dimatikan = menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda
bayarkan tiap bulannya….
ITU ARTINYA; mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik
yang merembet ke pemanasan global.
2. Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA
(tempat pembuangan akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik
dibuang tiap tahunnya di Indonesia.
Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat2 yang
tidak semestinya.
Dan 10kg kertas koran yang siap di jual loakan… itu membutuhkan 1
pohon yang butuh waktu 10tahun untuk jadi besar. Bayangkan yang
terjadi dengan ilegal logging… how many trees has been cutdown for
you? Imagine how they make the world hotter?
3. Ketika kamu membeli 1 liter air mineral di supermarket = beli 5
liter air. KOK BISAA???
Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru
dicetak, membutuhkan 5 liter air… …
Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda
dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4…. selain nomor-nomor tersebut…
they’re not safe, karena sama aja kamu makan plastik!!!!
4. Tisue yang sudah di pakai itu tidak bisa di recycle… begitu juga
karton2 yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman… They’re
only a waste… yang mau ngga mau tanahlah yang harus merecycle.
Jika kira-kira 1orang memakai tisue 6 lembar sehari. 2.196 lembar setahun.
Berarti kira2 bisa kurang lebih 44 MILIAR lembar seluruh Indonesia setahun… Kalau kita
menghemat 1 lembar saja tiap hari… berarti kita mengurangi sampah
kertas sebanyak 7 MILIIAR lembar setahun… HEBAT KAN?
5. Be Green on ATM? Kalo di BCA kan ada yang ambil duit ngga pake
receipt… atau be smart dong… Transfer lewat Internet banking atau
mobile banking….
8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt tiap
tahun adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia.
Kalau selama setahun orang transaksi ngga pake kertas receipt, itu
akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari
garis equator sampe 15 kali… ccck ccck
6. Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah, membantu mengurangi
polusi air, udara dan tanah.
Pisahkan sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dan
sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca)
Lebih baik lagi untuk memisahkan sampah menurut 4 kelas :
a. Plastik ( pembungkus makanan, kantong kresek, kantong belanjaan)
b. Rumah tangga ( tulang ayam, sisa capcay, makanan basi)
c. Kertas (Pembungkus gorengan, popok bayi, tisue yang sudah dipakai)
Buku bekas catatan, kertas2 tagihan, koran, kertas iklan…
disendirikan untuk dijual
d. Logam (kaleng susu, kaleng makanan) dan kaca.
Hanya butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan sampah rumah tangga
menjadi kompos yang bisa dipakai lagi untuk pupuk tanaman…
7. Polar Bear / Beruang kutub ngga bisa berenang… tapi karena
global warming di Kutub Utara, mereka harus berenang 30km untuk
mencari es tempat berteduh.
Watch DISCOVERY CHANNEL : PLANET EARTH… pasti nangis deh ngeliat
perjuangan seekor beruang kutub yang akhirnya mati karena kelelahan
mencari daratan.
Is that the world you will leave for your children?
Kunjungi:

TaNam Pohon Kurangi Global Warming

Juni 16, 2008

Gerakan tanam sebanyak 10 juta pohon yang serentak ditanam di seluruh Indonesia pada tanggal 28 November 2007 merupakan langkah penting untuk mengurangi global warming. Penanaman pohon ini dimaksudkan untuk mengantisipasi global warming atau pemanasan global yang dapat menjadikan perubahan iklim. Dengan adanya perubahan Iklim, berubah pula pola hujan, pola tanam, sirkulasi air dan sebagainya. Jika perubahan itu tidak disertai dengan kemampuan manusia dan makhluk hidup lainnya untuk beradaptasi, maka dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai efek lain yaitu, krisis pangan, krisis air bersih, merebaknya berbagai penyakit dan hilangnya flora-fauna. Untuk itulah penanaman pohon ditekankan kepada negara-negara berkembang yang masih memiliki potensi hutan yang memadai seperti halnya Indonesia. Aksi Hijau, Green Town dan lain sebagainya pada intinya adalah satu tujuan yaitu “Selamatkan Bumi”

KiAt AtasI gloBal waRminG

Juni 6, 2008

Kiat mengatasi global warming diantaranya adalah:

1. Kurangi pemakaian minyak atau batubara dalam kegiatan sehari-hari. Karena pembakaran dari bahan bakar tersebut menghasilkan gas yang dapat menghasilkan gas rumah kaca.
Gas rumah kaca membuat sinar matahari terperangkap di permukaan bumi, itulah kenapa suhu bumi semakin meningkat.Bahan bakar alternatif pengganti yang ramah lingkungan seperti Biodiesel dan bahan bakar yang dibuat dari air adalah salah satu cara yang dapat digunakan karena tidak merusak lingkungan.
2. Secepatnya lakukan penanaman pohon. Pohon berfungsi menyerap gas CO2, sehingga panas bumi bisa berkurang.Lakukan penanaman pohon segera mungkin. Sediakan lahan untuk menanam pohon.
3. Kurangi pemakaian AC karena bahan AC dapat menyebabkan penipisan lapisan Ozon. Jika Ozon menipis maka pelindung bumipun berkurang, panas matahari langsung sampai kebumi tanpa ada yang menghalangi. Bisa dibayangkan bumi akan semakin panaaaaaasss.

Dampak Global Warming

Mei 26, 2008

Sejak tahun 2001, studi-studi mengenai dinamika iklim global menunjukkan bahwa paling tidak, dunia telah mengalami pemanasan lebih dari 3°C semenjak jaman pra-industri, itu saja jika bisa menekan konsentrasi gas rumah kaca supaya stabil pada 430 ppm CO2e (ppm = part per million = per satu juta ekivalen CO2 – yang menyatakan rasio jumlah molekul gas CO2 per satu juta udara kering). Yang pasti, rata-rata temperatur global telah naik 1,3 derajat Fahrenheit (setara 0,72 derat Celcius) dalam 100 tahun terakhir.

Manusia sebagai biang utama pemanasan global. Emisi gas rumah kaca mengalami kenaikan 70 persen antara 1970 hingga 2004. Konsentrasi gas karbondioksida di atmosfer jauh lebih tinggi dari kandungan alaminya dalam 650 ribu tahun terakhir. Muka air laut mengalami kenaikan rata-rata 0,175 centimeter setiap tahun sejak 1961. Katanya kalau suhu meningkat tiga derajat Celsius, kasus penularan penyakit melalui nyamuk bisa meningkat dua kali lipat. Area penularan melebar ke negara subtropis yang semula nyamuk enggan bermukim. Hal serupa juga terjadi pada tikus. So…pemanasan global itu juga berdampak pada masalah kesehatan bukan hanya pada lingkungan aja. Tau ngga ternyata ada tiga komponen utama penyumbang Global warming itu yaitu peningkatan konsentrasi CO2, Metana (CH4), dan Nitro-Oksida (N2O). Jadi apa dong yang bisa kita perbuat untuk nyelamatin bumi kita ini???? Untuk mencegah terjadinya Global warming udah terlambat udah ada data kalau suhu bumi meningkat terus, tapi kita bisa coba menghambat proses global warming itu.. ya ngga?! Cara paling gampang, jangan buang sampah sembarangan, kalau bisa jalan pake satu kendaraan buat rame-rame, saat shoping bawa tas sendiri itung-itung ngurangi tas kresek yang susah terurai, and so pasti buat lingkungan hijau bukan semua serba dicat hijau tapi tanamlah tumbuh-tumbuhan. Ok Selamatkan BUmi

Kreasiku

Mei 24, 2008

Membuat Bando Cantik
MAu buat sendiri bando yang cantik dan keren caranya:
1. Beli dulu kerangka bando yang polos
2. Pita warna-warni
3. Lem Putih
4. Acesoris bunga/biji-bijian kering
Udah gitu, rekatkan pita polos menutupi bando lalu tambakan pita warna lainnya dg cara melilitnya, khan jadi ada 2 warna tuh, setelah itu di tengah bando bisa ditambahin acesoris lain yang kamu suka, bisa bunga ataupun boneka kecil yang lucu.